MTsS TQ Al-Falaiyah Batanghari Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Perangkat Pembelajaran Berbasis Cinta
Batanghari, 8 Oktober 2025 – Madrasah Tsanawiyah Swasta Takhassus Qur’an (MTsS TQ) Al-Falaiyah Batanghari kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perangkat Pembelajaran Berbasis Cinta, pada Selasa (8/10).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim manajemen madrasah yang dipimpin langsung oleh Kepala MTsS TQ Al-Falaiyah, Bapak Novian Kemilianto, bersama para Staff dan guru. Monev ini menyasar seluruh perangkat pembelajaran guru, mulai dari RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), silabus, program tahunan dan semester, hingga instrumen penilaian.
Pendekatan Berbasis Cinta dalam Dunia Pendidikan
Yang membedakan kegiatan Monev kali ini adalah pendekatannya yang unik, yaitu “Berbasis Cinta”. Kepala Madrasah menjelaskan bahwa cinta yang dimaksud adalah cinta terhadap profesi, cinta kepada peserta didik, dan cinta terhadap ilmu pengetahuan.
“Kami ingin menciptakan suasana belajar yang tidak hanya terstruktur dan berkualitas, tetapi juga menyentuh hati. Guru yang menyusun perangkat dengan cinta akan lebih ikhlas, lebih teliti, dan lebih memahami kebutuhan muridnya,” ujar beliau.
Pendekatan ini juga mendorong guru untuk menghadirkan pembelajaran yang humanis, empatik, dan inklusif. Dalam evaluasi perangkat, tim tidak hanya menilai dari aspek administratif, tetapi juga bagaimana rencana pembelajaran mampu menumbuhkan karakter dan akhlak mulia dalam diri siswa.
Tujuan dan Harapan
Kegiatan ini bertujuan untuk:
- Menjamin kesiapan guru dalam menyelenggarakan pembelajaran yang efektif.
- Menyelaraskan perangkat pembelajaran dengan kurikulum yang berlaku.
- Memberikan ruang refleksi dan peningkatan bagi guru dalam merancang pembelajaran.
- Menanamkan nilai-nilai kasih sayang dan keteladanan dalam setiap proses belajar.

Apresiasi dan Tindak Lanjut
Para guru menyambut kegiatan ini dengan antusias dan terbuka terhadap masukan dari tim evaluator yang di dampingi dan di arakan oleh bapak Pengawas Bapak H. Misdar, M.M, M.Pd. Banyak guru mengaku terdorong untuk lebih kreatif dan sadar akan pentingnya menyusun perangkat pembelajaran dengan sepenuh hati.
“Biasanya kami hanya fokus pada kelengkapan administrasi. Tapi hari ini kami diingatkan kembali bahwa niat yang tulus dan cinta dalam mengajar jauh lebih penting,” ungkap salah satu guru.
Sebagai tindak lanjut, madrasah akan mengadakan pendampingan lanjutan untuk guru-guru yang membutuhkan perbaikan perangkat, serta workshop bertema “Merancang Pembelajaran dengan Cinta” pada bulan mendatang.
Penutup
Dengan kegiatan Monitoring dan Evaluasi berbasis cinta ini, MTsS TQ Al-Falaiya Batanghari berharap dapat mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat akhlaknya dan lembut hatinya. Madrasah yakin, pendidikan yang bermakna lahir dari guru-guru yang mencintai tugasnya dan murid-muridnya sepenuh jiwa.



